Rindu Serayu Dawet Ayu, Karya Guru Madrasah Di Tengah Pandemi

Banjarnegara – Dia adalah Subur Wahyudi, guru IPS MTs Cokroaminoto Madukara yang merupakan salah satu guru PNS di Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, termasuk lulusan Pasca Sarjana UNSIQ Wonosobo yang selalu aktif menulis.

Setelah aktif menulis dibeberapa buku bareng diantaranya puisi Keniscayaan Sebuah Perubahan yang merupakan Karya 100 Guru se Nusantara, kemudian Buku Puisi Untuk Sang Menteri (yang sudah dikirim ke Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim).

Kabupaten Banjarnegara merupakan sebuah wilayah ditengah-tengah Provinsi Jawa Tengah. Dengan kultur pegunungan yang dilalui oleh sungai yang terkenal,yaitu Sungai Serayu yang membelah wilayah Banjarnegara di tengah-tengahnya.  Hal ini ini menjadi inspirasi untuk menulis juga membuahkan dalam bentuk Puisi.

Insipirasi ini menjadi Antologi Puisi yang berjudul Buku Antologi Puisi ‘Rindu Serayu Dawet Ayu’ karyanya. Buku Antologi ini merupakan kumpulan puisi yang dibuat selama WFH, khususnya di bulan Ramadhan 1441 H berlangsung sebagai dampak Pandemi Covid-19.

Dengan tema keindahan alam Banjarnegara, melalui pendekatan religius menjadikan banyak apresiasi dari berbagai pihak salah satunya dari Kasubag TU Kan Kemenag Kabupaten Banjarnegara Bapak H.Sumarna.

Disela sela monitoring BOS Rabu ini (03/06), Kasubbag mengapresiasi Peluncuran buku Antologo ini, diharapkan menginspirasi guru yang lain untuk berkarya. Dalam kesempatan tersebut dengan disaksikan oleh Pengawas H.Nurlaela Isnaeni, Pengawas Vijanti Marzuqi, dan kepala MI,MTs,MA dan beberapa guru se Kecamatan Madukara menyampaikan bisa terinspirasi untuk menulis. (Sbr/Nangim/rf)

sumber: jateng.kemenag.go.id