Bersatu Lawan Pandemi Covid19, SEMMI Berikan Makanan Berbuka Puasa TNI/Polri Di Pos Check Point PSBB

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendirikan Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 sebagai upaya membantu penanganan percepatan pandemi Covid-19 dengan membagikan makanan siap saji untuk berbuka puasa yang dimulai sejak Rabu, 30 April 2020 lalu.

Koordinator Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 Jakarta Pusat Senanantha menuturkan, di hari ke 9 Dapur Umum Kemanusiaan Covid19, SEMMI bersama Pertahanan Ideologi Syarikat Islam dan Satgas Covid-19 Syarikat Islam membagikan makanan berbuka puasa untuk TNI/Polri yang sedang berjaga di pos check point pembatasan sosial bersekala besar (PSBB).

“Diluar dokter dan perawat yang berjuang dalam melakukan penanganan percepatan pandemi Covid19, TNI/Polri juga merupakan garda terdepan. Untuk itu, sebagai bentuk dukungan dan rasa terima kasih kami sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, kami berikan makanan siap saji untuk berbuka puasa di salah satu pos check point PSBB yang ada di Jakarta,” ungkap Senanatha yang juga menjabat sebagai ketua umum SEMMI Jakarta Pusat saat dimintai keterangan, Jum’at (8/5).

Ditempat yang sama, Ketua umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra menjelaskan satuan petugas yang berjaga di pos check point merupakan ujung tombak dari keberhasilan penanganan percepatan pandemi Covid-19.

Ia menambahkan diluar kesibukan menangani virus corona, Polri juga harus menjaga keamanan dan Kamtibmas diIndonesia selama masa pandemi.

“Penurunan angka kriminalitas 19,90 persen pada periode Maret-April, dan penurunan kecelakaan lalulintas sebesar 49 persan jika merujuk data Jasa Rajasa, maka telah berhasil mengungkapkan Polri terus berjuang dan bekerja keras ditengah pandemi Covid-19. Tentu ini sebuah prestasi yang harus dipertahankan. Untuk itu kami berikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap institusi Polri,” ujarnya.

Bintang melanjutkan perjalanan penanganan pandemi Covid-19 belum berakhir, karena itu organisasi kemahasiswaan nasional yang didirikan oleh Arudjikartawinata, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ke tiga pada 2 April 1956 ini meminta dan menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bergotongroyong melawan Pandemi.

“Virus corona bukan lawan yang terlihat kasat mata oleh kita. Untuk itu kami mendukung pemerintah untuk berkolaborasi, bersatu dan bergotongroyong bersama masyarakat dan organisasi kemahasiswaan serta kepemudaan berjuang untuk bangsa dan negara melawati dengan penuh kemenangan melawan Covid19,” tegasnya.

Untuk informasi, Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 berada di Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 2, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat dan didepan kampus Universitas Pamulang, Tanggerang Selatan. Aktivitas yang dilakukan diantaranya membagikan makanan siap saji, melakukan penyemprotan disinfektan, berbagi sembako dan quota internet untuk mahasiswa perantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran virus corona.

sumber: pbsemmi.org

Lawan Covid-19, SEMMI Bangun Dua Dapur Umun Untuk Buka Puasa Mahasiswa Perantau

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG – Upaya melawan virus corona atau Covid-19, belakangan masif dilakukan dengan cara menyediakan kebutuhan sehari-hari, dari mulai sembako hingga makanan siap saji.

Hal itu karena corona sudah berdampak ke banyak sektor kehidupan manusia, dari kesehatan hingga ekonomi.

Kalangan masyarakat yang terdampak pun bervariasi, dari mulai pekerja harian lepas sampai mahasiswa.

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) mengambil peran untuk membantu para mahasiswa perantau yang tidak bisa pulang kampung.

Melalui pengurus besarnya, SEMMI membuat dapur umum bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Sarikat Islam (PP PERISAI), Dewan Pengurus Pusat Serikat Pelajar Mahasiswa Islam (DPP SEPMI), dan Satgas Covid-19 Syarikat Islam.

Dapur umum itu memproduksi makanan siap saji untuk para mahasiswa perantau berbuka puasa pada Bulan Ramadan ini.

“Alhamdulillah kami sudah mempunyai dua Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 yang membagikan makanan siap saji untuk berbuka puasa selama bulan Ramadan. InsyaAllah rencananya ke depan kami akan menambahkan jumlah dapur umum agar terdapat di setiap kota wilayah Jabodetabek,” ujar Ketua PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra dalam keterangan resminya, Rabu (6/5/2020).

Dapur umum itu terletak di depan Universitas Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) dan di Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat.

“Setelah melakukan pendataan, kami meminta perwakilan para mahasiswa perantau yang tinggal di asrama atau tempat kos dan tidak memiliki alat masak setiap hari untuk mengambil makanan siap saji di Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19. Kami juga membagikan kepada masyarakat yang lewat didepan dapur umum,” jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar

sumber: jakarta.tribunnews.com

Setelah di Pamulang, PB SEMMI Buka Dapur Umum Tambahan di Taman Amir Hamzah, Menteng

AKURAT.CO, Sebagai bentuk konkret mendukung penanganan pandemi Covid-19, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) kembali membuka dapur umum Kemanusiaan Covid-19 yang sebelumnya sudah ada di depan Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

Ketua umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menjelaskan penambahan Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 yang kedua ini berada di Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat.

“Dapur Umum Kemanusiaan ini terlaksana atas bantuan dari Satgas Lawan Covid-19 DPR RI,” ujar Bintang saat meninjau Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 SEMMI kedua, Selasa (5/4).

Ia menambahkan aksi sosial kemanusiaan ini juga menggandeng Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Sarikat Islam (PP PERISAI), Dewan Pengurus Pusat Serikat Pelajar Mahasiswa Islam (DPP SEPMI), dan Satgas Covid-19 Syarikat Islam.

“Alhamdulillah kami sudah mempunyai 2 Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 yang membagikan makanan siap saji untuk berbuka puasa selama bulan Ramadhan. Insya Allah rencananya kedepan kami akan menambahkan jumlah dapur umum agar terdapat disetiap kota wilayah Jabodetabek,” jelas Bintang.

Bintang melanjutkan makanan siap saji untuk berbuka puasa disalurkan kepada mahasiswa asal daerah yang kuliah di Jakarta serta masyarakat terdampak pandemi Covid-19, khususnya para pekerja harian yang mendapatkan uang di lapangan seperti ojek online, supir bajaj, supir taksi dan pedagang ukm keliling.

“Setelah melakukan pendataan, kami meminta perwakilan para mahasiswa perantau yang tinggal di asrama atau tempat kost dan tidak memiliki alat masak setiap hari untuk mengambil makanan siap saji di Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19. Kami juga membagikan kepada masyarakat yang lewat didepan dapur umum,” tuturnya.

Sambil memberikan makanan siap saji kepada masyarakat, Bintang mengucapkan rasa terima kasih kepada Satgas Lawan Covid19 DPR RI karena telah membantu pembentukan Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 untuk PB SEMMI.

“Satgas Lawan Covid19 DPR RI telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya mahasiswa. DPR RI juga sangat aktif dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, seperti memberikan APD kesejumlah rumah sakit hingga membentuk 20 Dapur Umum diJabodetabek” tukasnya.

Bintang menjelaskan aksi sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh PB SEMMI dalam membantu pemerintah menekan penyebaran virus Corona, bukan hanya membuka dapur umum, juga melakukan penyemprotan disinfektan pada pemukiman padat penduduk, pembagian sembako hingga memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung dengan menghampiri rumah masyarakat dan asrama serta kost mahasiswa.

“Kedepan, kami juga berencana membuat tournamen mobile legend (E-Sport) memperebutkan piala dirumah aja, agar masyarakat, khususnya anak muda nyaman dan senang beraktivitas dirumah, dan untuk mewujudkan agenda ini kami siap bekerja sama dengan pihak manapun secara gotong royong demi keselamatan nyawa kita dari ancaman virus Corona,” tambahnya.

Untuk diketahui, sebelumnya PB SEMMI telah banyak melakukan aksi sosial kemanusiaan membantu pemerintah dalam melakukan percepatan penanganan pandemi Covid-19, diantaranya memberikan makanan siap saji dan handsanitizer bersama DPP KNPI di Johar Baru, Jakarta Pusat dan menyalurkan 1000 paket sembako dan quota internet dari Komjen. Pol. Listyo Sigit Prabowo Kepala Bareskrim Polri kepada mahasiswa asal daerah yang melakukan kuliah di Jakarta, Tangerang Selatan dan Bogor serta berbagai macam kegiatan lainnya demi menekan penyebaran virus Corona di Indonesia.[]

sumber: akurat.co

PB SEMMI Menolak Nama Organisasinya Dicantumkan Pada Acara Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Ditengah Corona

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menolak nama organisasinya dicatut dalam poster konsolidasi gerakan mahasiswa 5 Mei 2020, yang bertajuk ‘Memeriksai Gerakan Mahasiswa Ditengah Pandemi”.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PB SEMMI, M Saputra Adhi Lesmana, yang mengatakan bahwa organisasinya tidak pernah melakukan komunikasi dengan penyelenggara kegiatan, karena sedang berusaha membantu pemerintah bersama seluruh elemen bangsa secara bahu membahu dan gotong royong melakukan aksi sosial dan kemanusiaan secara nyata melawan pandemi Covid-19.

“Acaranya sudah bagus. Namun, akan menjadi tidak baik jika terdapat organisasi yang belum terkonfirmasi namanya sudah tercantum, ketua umum PB SEMMI yang dicantumkan Penyelenggaraa juga bukan Pimpinan organisasi kami, dan ini bisa menjadi masalah hukum. Baiknya pihak penyelenggara mencopot nama PB SEMMI, karena kami tidak merasa terlibat dalam kegiatan yang akan dilaksanakan,” tegas Adhi, nama panggilan Sekjend PB SEMMI saat dimintai keterangan oleh awak media di Jakarta, Senin (4/5).

Meskipun meminta nama PB SEMMI dicopot, organisasi kemahasiswaan yang menjadi serumpun dari ormas tertua di Indonesia, yaitu Syarikat Islam ini menjelaskan bahwa organisasinya sudah lama berbuat nyata dalam melawan pandemi Covid-19 di Indonesia. Ia mengatakan sejumlah kegiatan dan aksi nyata tersebut bisa dilihat melalui website pbsemmi.org dan si.or.id serta laman media online yang bisa di cari melalui bantuan Google.

“Sejak virus mematikan ini belum datang ke Indonesia, kami bersama IPTI, MAPANCAS, PERISAI dan GEMAKU telah membuat gerakan solidaritas untuk Wuhan dan doa bersama agar virus ini tidak masuk ke Indonesia di Rumah Kebangsaan Hos Tjokroaminoto dan Pantai Indah Kapuk, sekaligus mengumpulkan satu juta masker untuk diberikan kepada negara Tiongkok melalui kedutaannya yang berada di Jakarta, dan masih banyak lagi aksi yang kami lakukan dalam membantu dan terilbat dalam penanganan Covid19” jelasnya.

Adhi juga menuturkan setelah virus corona masuk ke Indonesia, PB SEMMI bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) nasional lainnya bekerja sama dengan dengan WHO dan negara Tiongkok melakukan translation protokol kesehatan menjadi bahasa Indonesia untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya yang berada di DKI Jakarta.

“Setelah pandemi melonjak naik, kami membuat berbagai macam aksi sosial diseluruh provinsi Indonesia, diantaranya membagikan makanan siap saji dan handsanitizer sekaligus mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 bersama DPP KNPI, melakukan penyemprotan disinfektan dipermukiman padat penduduk bersama Satgas Covid-19 syarikat Islam hingga membagikan paket sembako dan kuota internet kepada mahasiswa perantauan bersama Bareskrim Polri,” tuturnya.

Adhi menjelaskan dibulan suci ramadhan ini organisasinya juga membuka Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19 setiap hari di depan Universitas Pamulang, oleh SEMMI Tangerang Selatan dan Sekretariat PB SEMMI, Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya, bersama dengan Satgas Covid19 DPR RI, PB SEMMI akan meluaskan wilayah pembentukan Dapur Umum yang membagikan makanan siap saji untuk berbuka puasa di Jakarta dan sekitarnya.

“Alhamdulillah melalui ketua Satgas Covid-19 DPR RI, Sufmi Dasco juga telah menggelontorkan bantuan untuk kami salurkan melalui Dapur Umum Kemanusiaan Covid-19. Kami berkomitmen untuk berjuang bersama melawan virus corona dan mengajak seluruh elemen untuk terus bergerak secara gotong royong dalam melawan pandemi Covid19- ini,” ujarnya.

Terakhir, Sekejend PB SEMMI menghimbau kepada seluruh Pengurus Wilayah dan Cabang seluruh Indonesia untuk tetap menjadi mitra pemerintah dan membantu masyarakat, serta tidak mengalihkan fokus membantu masyarakat dalam melawan virus corona karena permasalahan ini.

Untuk diketahui, Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang DPP KNPI aktif dalam berbagai kegiatan sosial dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19 membantu pemerintah..

sumber: pbsemmi.org