Momentum Idul Adha, BSG Serahkan 24 Ekor Sapi

MANADO- Sebagai bentuk ketakwaan pada Allah SWT, momentum Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) melakukan pemotongan hewan qurban, Minggu (2/8) sekira Pukul 08.00 Wita pagi tadi.

Pantauan Manado Post, pemotongan tersebut disaksikan langsung Direktur Pemasaran BSG Machmud Turuis di halaman parkir BSG.

Pada kesempatan itu, Turuis menyebutkan, tahun ini BSG memberikan 24 ekor sapi untuk dikurbankan. Yang diserahkan langsung di semua Kabupaten/Kota yang ada Sulut dan Gorontalo. “Khusus untuk cabang utama, hari ini ada dua ekor yang kita sembeli. Dan akan diserahkan pada sekira 200 penerima,” sebutnya ketika diwawancarai, pagi tadi.

Lanjutnya, untuk mencegah penyebaran Covid-19, pembagian hewan qurban dilakukan secara dor to dor dengan mendatangi rumah-rumah penerima yang telah mendapatkan kupon. “Nanti akan ada petugas yang mengantarkan ke masing-masing penerima, agar meminimalisir keramaian,” tutur Ketua Syarikat Islam Sulut tersebut.

Bendahara Umum Majelis Ulama Indonesia Sulut itu pun berharap, apa yang diserahkan BSG bisa bermanfaat pada semua orang yang membutuhkan terlebih di masa pandemi ini. ” Ini memang rutin dilakukan BSG setiap tahun. Insya Allah tahun-tahun berikutnya akan semakin banyak hewan yang dikurbankan,” tutupnya.

Turut hadir, Komisaris BSG Rudi Iksan, Pimpinan Divisi Treasury Iskandar Modjo, Pemimpin Divisi Kredit Bisnis Pius Batara, Ketua Badan PembinaanKerohanian Islam Kenedi Paputungan dan Pimpinan Departemen PR Heince Rumende. (ayu)

sumber: jawapos.com

Pengurus Wilayah Syarikat Islam Salurkan Bantuan Ke DPC Kabupaten/Kota

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO–Pengurus Wilayah Syarikat Islam (SI) Sulawesi Utara terus menunjukan kepedulian dalam membantu masyarakat yang terdampak akibat Covid-19.
Salah satu bentuk nyata tersebut yakni berupa penyaluran bantuan paket sembako bagi warga yang terdampak covid-19 melalui beberapa DPC Syarikat Islam yang ada di Kabupaten/Kota di Sulut.

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Wilayah kepada para Ketua DPC bertempat di Kantor Sekretariat Syarikat Islam Jalan Piere Tendean Kawasan Mega Smart Blok 7 No. 2A, Sabtu (11/7/2020), dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua DPP Korwil Sulut, Gorontalo dan Maluku Abid Takalamingan, S. Sos, MH, Wakil Ketua SI Sulut DR. Ridwan Lasabuda, M, Si Sekretaris Wilayah DR. Hamdi Gugule, M, Si, Bendahara Wilayah Hi. Nasrudin Herlambang, SE, M, Si serta beberapa pengurus wilayah Syarikat Islam Sulut.

Dalam sambutannya Ketua Wilayah SI Sulut Machmud Turuis, SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandou.

“Sangat berterima terlebih terkait dengan dukungan dan bantuan dana hibah kepada Syarikat Islam Sulut,” katanya

Selain itu, menurut Turuis yang juga Direktur Pemasaran PT Bank SulutG,  ada beberapa program yang seharusnya dilaksanakan pada awal tahun 2020 ini salah satunya konsolidasi ke DPC Kab/Kota.

Namun mengingat kondisi pandemi yang melanda hampir seluruh daerah di indonesia, sehingga program tersebut belum bisa dilaksanakan.

“Mengingat kegiatan konsolidasi ini juga sangat penting, sehingga kami pengurus SI Wilayah akan melaksanakan kegiatan ini setelah kondisi benar-benar normal kembali. Atas pertimbangan tersebut pengurus wilayah syarikat Islam mengalihkan kegiatan tersebut termasuk penggunaan anggarannya terkait pencairan dana hibah tahap pertama ini salah satunya untuk kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti yang kami laksanakan hari ini,” terang Turuis.

Adapun untuk tahun 202O ini Pengurus Wilayah telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti Majelis Ta’lim di beberapa nesjid yang ada di Kota Manado oleh Lembaga Dakwah SI, Lembaga Diklat SI sukses melaksanakan kegiatan TOT Fasilitator Kurikulum ke SI-an yang diikuti oleh peserta dari Sulut, Gorontalo dan Makasar di Aula Mesjid Raya Ahmad Yani pada akhir bulan Januari 2020 lalu.

Serta beberapa kegiatan sosial diawal pandemi corona berupa kegiatan disinfektan dalam rangka untuk memutus mata rantai penularan covid-19 di beberapa mesjid di kota Manado.

“Serta ada juga pembagian paket sembako walaupun masih dalam jumlah terbatas untuk kalangan warga Syarikat Islam yang ada di Kota Manado. Mengingat kondisi saat ini Provinsi Sulawesi Utara mulai berangsur angsur membaik, sehingga pengurus wilayah berharap kiranya program-program yang belum dilaksanakan akan segera terealisasi ditahun 2020 ini,” tandas Turuis. (prw)

sumber: manado.tribunnews.com

Pengurus Syarikat Islam Sulut Salurkan Sembako pada di Mitra, Artly: Penerima 50 Mustahaq

TRIBUNMANADO.CO.ID, Belang – Bantuan kepada masyarakat terdampak di tengah Pandemi Covid-19 tak pernah berhenti.

Seperti halnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Bantuan kali ini, datang dari Dewan Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sulawesi Utara (Sulut).

Disalurkan di dua kecamatan yakni Belang dan Ratatotok yang mayoritas agama muslim di Mitra, diterima baik warga setempat.Ketua Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam di Kabupaten Mitra yakni Artly Kountur, bantuan tersebut disalurkan dengan lancar pada Sabtu (11/7/2020).

Saat dikonfirmasi kembali hari ini Minggu (12/7/2020), Kountur membenarkan bahwa telah disalurkan bantuan dari DPW SI Sulut kepada 50 Mustahaq.

“Bantuan sembako untuk penanganan Covid-19 dari DPW SI Sulut, diserahkan kepada dua Kecamatan yakni Ratatotok 15 paket dan Belang yang masing-masing mendapat jatah 35 Paket dengan total diberikan kepada 50 Mustahaq,” ujar Artly Kountur yang juga Ketua Komisi I DPRD Mitra.

Bentuk paket bantuan didalamnya yakni Beras 5 kilo gram, minyak kelapa 2 kilo gram dan gula 1 kilo gram.

Sedekah tersebut dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian dari DPW SI Sulut bagi warga Syarikat Islam di Provinsi Sulut khususnya di Kabupaten Mitra yang sangat terdampak dengan wabah Covid-19 ini.

“Mewakili Ketua DPW SI Sulut, bantuan sembako ini diharapakan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak. Jangan nilai dari jumlah bahan yang diberikan tapi bentuk atensi dan kepedulian DPW SI Sulut bagi warga SI,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan, apresiasi sebesar-besarnya kepada SI Sulut yang memperhatikan umat muslim di Mitra.

“Mewakili umat muslim SI di Mitra, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPW SI Sulut. Karena selama kepengurusan DPW SI Sulut, baru kali ini ada bantuan dalam bentuk sembako yang diberikan,” kunci Kountur.

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Pengurus Syarikat Islam Sulut Salurkan Sembako pada di Mitra, Artly: Penerima 50 Mustahaq, https://manado.tribunnews.com/2020/07/12/pengurus-syarikat-islam-sulut-salurkan-sembako-pada-di-mitra-artly-penerima-50-mustahaq.
Penulis: Giolano Setiay
Editor: Vendi Lera

sumber: manado.tribunnews.com

Pengurus Wilayah Syarikat Islam Sulut Salurkan Bantuan ke DPC Kabupaten/Kota

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Pengurus Wilayah Syarikat Islam (SI) Sulawesi Utara terus menunjukan

kepedulian dalam membantu masyarakat yang terdampak akibat Covid-19.

Salah satu bentuk nyata tersebut yakni berupa penyaluran bantuan paket sembako bagi warga yang terdampak covid-19

melalui beberapa DPC Syarikat Islam yang ada di Kabupaten/Kota di Sulut.

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Wilayah kepada para Ketua DPC bertempat di Kantor Sekretariat

Syarikat Islam Jalan Piere Tendean Kawasan Mega Smart Blok 7 No. 2A, Sabtu (11/7/2020), dengan

menerapkan protokol kesehatan.

Pengurus Wilayah Syarikat Islam Sulut
Pengurus Wilayah Syarikat Islam Sulut (TRIBUN MANADO/HESLY MARENTEK)

Dalam penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua DPP Korwil Sulut, Gorontalo dan Maluku Abid Takalamingan, S. Sos, MH,

Wakil Ketua SI Sulut DR. Ridwan Lasabuda, M, Si Sekretaris Wilayah DR. Hamdi Gugule, M, Si, Bendahara

Wilayah Hi. Nasrudin Herlambang, SE, M, Si serta beberapa pengurus wilayah Syarikat Islam Sulut.

Mengingat kondisi saat ini Provinsi Sulawesi Utara mulai berangsur angsur membaik, sehingga pengurus wilayah

berharap kiranya program-program yang belum dilaksanakan akan segera terealisasi ditahun 2020 ini,” tandas Turuis.

(Tribunmanado.co.id/hem)

Penulis: Hesly Marentek
Editor: Alexander Pattyranie

sumber: manado.tribunnews.com

Olly-Yasti: Idulfitri di Rumah Saja, Kamaru Ajak Silaturahmi via Medsos

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Pemerintah daerah di Sulawesi Utara mengimbau masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah di rumah dan bersilaturahmi lewat media sosial. Penegasan itu disampaikan mengacuh dari kebijakan Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi yang meminta umat Lebaran di rumah untuk mencegah penularan Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan, pembatasan kegiatan di saat Idulfitri sudah menjadi kesepakatan bersama yang diinisiasi tokoh agama Islam di Sulut. “Hasil rapat dengan tokoh agama hasil kesepakatan diimbau salat id, takbiran, halal bi halal dilaksanakan terbatas di keluarga,” ujar Gubernur.

Adapun kesepakatan soal pembatasan halal bi halal tertuang dalam poin 3 dari 4 butir kesepakatan, menyebutkan mengajak kepada seluruh umat Islam selesai Ramadan agar tetap membatasi kegiatan mengumpulkan orang dalam jumlah banyak termasuk dalam kegiatan silaturahmi dan kegiatan halal bi halal.

Para tokoh agama yang hadir dalam kesepakatan bersama terdiri dari Ketua Umum MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur, Ketua PW Muhammadiyah Sulut DR Nasruddin Yusuf.

Ketua PW NU Sulut H Ulyas Taha, Ketua Wilayah Syarikat Islam Sulut Macmud Turuis. Ketua PW Dewan Masjid Indonesia Sulut Wahyudy Karaeng, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Ketua PHBI Sulut Syahrul Poli.

PW Mathla’ul Anwar Awaluddin Pangkey, serta tokoh umat Islam yang juga Anggota DPRD Sulut Amir Liputo. Gubernur mengatakan, kebijakan ini diambil karena semua tahu persis Covid-19 wujud nyatanya tidak kelihatan. “Jadi kita sangat hati-hati dalam rangka membatasi dan mengurangi Covid-19 di Sulut,” ungkap dia.

Gantinya masyarakat bisa menggunakan teknologi untuk saling bersilaturahmi dan bermaaf-maafan, sebagaimana menggunakan teknologi live streaming ketika menggelar salat id di rumah.

“Saya sebagai Gubernur berterima kasih karena inisiasi dari tokoh agama di Sulut sehingga pemerintah tinggal mendorong dan mengimbau, kita sosialisasikan kepada masyarakat di Sulut apa yang jadi keputusan bersama ini,” ujarnya.

Ia berterima kasih karena memang banyak respons positif masyarakat, dan kepala daerah di Sulut, terkait apa langkah-langkah diambil pimpinan umat di Sulut.

Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow minta warga untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga inti. “Tahun ini rayakan dengan keluarga dulu. Jangan dulu saling pesiar,” kata dia, 21/5/2020).

Yasti menganjurkan warga untuk melakukan silaturahmi virtual memanfaatkan teknologi informasi. Untuk Lebaran tahun ini, Yasti tidak akan open house (terima tamu). Ia meminta para pejabat juga mengikuti jejaknya. “Silaturahmilah lewat teknologi informasi,” kata dia. Sebut Yasti, tali silaturahmi tak harus putus meski tidak ketemu secara fisik.

Mudik virtual dan silaturahmi virtual jadi pilihan ASN dan pekerja
swasta di Kabupaten Bolmong yang gagal mudik Lebaran gegara wabah Covid-19. Lewat sejumlah aplikasi, mereka menyapa keluarga di kampung halaman serta ‘mengunjungi’ kediaman pimpinan atau rekan kerja.

Yasti juga meminta umat Islam Bolmong untuk salat id di rumah saja.
“Saya mengimbau umat Muslim di Bolmong agar salat id di rumah saja,” kata dia di sela penyerahan bantuan bagi para imam masjid dan pegawai Syar’I secara simbolis di D’Talaga Resto, Kamis (21/5/2020).

Pemkab Bolmong sudah mengeluarkan surat edaran yang membolehkan umat melakukan salat id di tiap desa dengan sejumlah syarat. Tapi munculnya kasus Covid-19 Rabu kemarin, membuat edaran tersebut batal. “Karena pecah telur (ada kasus Covid). Kita jaga betul. Sudah ada ibu yang positif hasil swabnya. Jadi lebih baik di rumah saja,” beber dia.

Sebut Yasti, ibu tersebut tak pernah keluar rumah. Namun bisa kena Covid-19. Yasti mengatakan, sang ibu serta keluarganya yang kontak dekat sudah diisolasi. Ia meminta warga untuk tidak mengucilkan pasien Covid. “Mari kita doakan mereka agar cepat sembuh,” kata dia.

Imbauan tidak menggelar open house saat Lebaran wajib didukung penuh masyarakat. Demikian diungkapkan pakar kebijakan publik Prof Welly Areros.

Saat dihubungi Kamis (21/5/2020), akademisi Universitas Sam Ratulangi ini mengatakan, pada saat ini, masyarakat diharapkan harus mampu menerima tatanan hidup baru dan hidup berdampingan dengan Covid-19 serta menjalankan protokol kesehatan, termasuk mengikuti berbagai anjuran pemerintah.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey
Gubernur Sulut Olly Dondokambey (Istimewa)

“Dan imbauan untuk tidak menggelar (berkerumun saat) perayaan Lebaran menurut saya rasa bagian dari tatanan hidup baru yang harus diterima masyarakat. Ini juga berlaku untuk seluruh perayaan hari raya keagamaan, yang selama ini selalu digelar meriah, sekarang harus lebih sederhana, namun tanpa mengurangi makna perayaan,” bebernya.

Ia mengatakan apa yang telah menjadi anjuran pemerintah, sudah sepantasnya diikuti, apalagi ini untuk kebaikan kita bersama dalam memerangi Covid-19. “Masyarakat juga perlu mengetahui rekomendasi ini bukan serta-merta meniadakan perayaan Lebaran, namun lebih kepada acara yang mengumpul orang dan berpotensi wadah penularan Covid-19,” katanya.

Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Amin Lasena mengatakan, masyarakat tetap menjalankan salat id di masjid, namun tidak ditempat terbuka seperti di lapangan.

Kata Wabup, mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat tentang pelaksanaan salat id saat pandemi Covid-19. “Nah, Bolmut terkategori daerah terkendali setelah mendapat penjelasan dari Gugus Pengendalian Covid-19 tingkat kabupaten,” jelas Lasena kepada Tribun Manado.

Berdasarkan hal tersebut, dia mengatakan, untuk itu semua masjid akan digunakan agar supaya jamaah tidak terkonsentrasi pada satu masjid saja, ini untuk menghindari adanya perkumpulan jamaah yang banyak.

“Jadi semua masjid akan digunakan, namun tetap wajib mengikuti protokol pencegahan Covid-19 dan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan,” ungkap Lasena.

Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sehan Landjar memperbolehkan umat pergi ke rumah ibadah. Menurut Bupati dua periode itu, setiap daerah mempunyai sikap dan keputusan untuk salat id. “Kotamobagu kemungkinan meminta untuk salat di rumah, Boltim saya perbolehkan salat di masjid,” ucapnya.

Tak hanya itu, dia juga memperbolehkan umat Kristiani beribadah di gereja. “Saya juga memperbolehkan umat Kristiani beribadah di gereja untuk memperingati kenaikan Isa Almasih,” ucapnya. Meski demikian, Ia tetap mengimbau masyarakat harus mematuhi prosedur tetap (protap) kesehatan.

“Saya juga menetapkan beberapa ketentuan, pertama yang beribadah di greja ataupun masjid merupakan jemaat di kampung itu, kedua harus sehat, ketiga gunakan masker, keempat jaga jarak, kelima ibadah jangan panjang-panjang,” ucapnya. Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh umat di Boltim.

Bupati Boltim Sehan S Landjar
Bupati Boltim Sehan S Landjar (Siti Nurjanah/Tribun Manado)

Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru pun tak akan mengadakan open house kali ini. “Tahun ini saya tak akan menggelar open house karena pandemi Corona,” ujarnya.

Kamaru juga mengajak agar warga Bolsel yang mempunyai keluarga di Manado maupun Gorontalo, agar tak mengajaknya ke Bolsel. “Lebih baik Lebaran di rumah saja dulu,” ucapnya.

Saat Idul Fitri nanti, Kamaru juga meminta agar warga mengucapkan Minal Aidin secara online saja. “Sekarang kan bisa video call, untuk sementara gunakan medsos dulu,” kata dia.

Salat Id di Rumah
Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau masyarakat untuk merayakan Idulfitri di rumah. Imbauan ini dikeluarkan di tengah sikap sebagian masyarakat yang belakangan dilaporkan cenderung “longgar”, walaupun kebijakan pembatasan sosial masih berlaku. Belakangan dilaporkan terjadi kerumunan orang di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, yang dikhawatirkan terjadi pelonjakan kasus setelah Lebaran.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg

sumber: manado.tribunnews.com

Halalbihalal Lebaran dari Rumah Masing-Masing, Gubernur: Kesepakatan Bersama Tokoh Umat Islam

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Sudah jadi tradisi, setiap lebaran umat Islaam menggelar open house menyambut para tamu untuk bersilahturahmi saling bermaaf-maafan.

Namun di masa Pandemi Covid 19 ini, pemerintah mengimbau kegiatan halal bi halal atau silaturahmi saat Idul Fitri ini terpaksa harus dibatasi.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan, pembatasan kegiatan di hari raya Idul Fitri sudah menjadi kesepakatan bersama yang diinisiasi oleh Tokoh Agama Islam di Sulut.

“Hasil rapat dengan tokoh agama hasil kesepakatan diimbau salat id, takbiran, halal bi halal dilaksanakan terbatas di keluarga,” ujar Gubernur.

Adapun kesepakatan soal pembatasan halal BI halal tertuang dalam poin 3 dari 4 butir kesepakatan, menyebutkan mengajak kepada seluruh Umat Islam selesai Ramadan agar tetap membatasi kegiatan mengumpulkan orang dalam jumlah banyak termasuk dalam kegiatan silaturahim, dan kegiatan halal bi halal.

Para Tokoh Agama yang hadir dalam kesepakatan bersama terdiri dari Ketua Umum MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur, Ketua PW Muhammadiyah Sulut DR Nasruddin Yusuf.

Ketua PW NU Sulut H Ulyas Taha, Ketua Wilayah Syarikat Islam Sulut Macmud Turuis.

Ketua PW Dewan Masjid Indonesia Sulut Wahyudy Karaeng, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Ketua PHBI Sulut Syahrul Poli

PW Mathla’ul Anwar Awaluddin Pangkey, serta Tokoh Umat Islam yang juga Anggota DPRD Sulut Amir Liputo.

Gubernur mengatakan, kebijakan ini diambil karena semua tahu persis Covid 19 wujud nyatanya tidak kelihatan.

“Jadi kita sangat hati-hati dalam rangka membatasi dan mengurangi Covid 19 di Sulut,” ungkap dia.

Gantinya masyarakat bisa mengunakan teknologi untuk saling bersilaturahmi dan bermafaafan, sebagaimana menggunakan teknologi live streaming ketika menggelar salat id di rumah.

“Saya sebagai gubernur berterima kasih karena inisiasi dari tokoh agama di Sulut sehingga pemerintah tinggal mendorong dan mengimbau, kita sosialisasikan kepada masyarakat di Sulut apa yang jadi keputusan bersama ini,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih karena memang banyak respons positif masyarakat, dan kepala daerah di Sulut, terkait apa langkah-langkah diambil pimpinan umat di Sulut. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma

sumber: manado.tribunnews.com

Tokoh Agama Imbau Umat Islam Salat Ied di Rumah

TRIBUNMANADO. CO.ID, MANADO – Para pemangku kepentingan di Sulut mengadakan rapat membahas persiapan dua perayaan hari besar keagamaan yakni Kenaikan Isa Almasih, dan Idul Fitri.

Gubernur Sulut,  Olly Dondokambey mengundang rapat bersama Forkompimda,  organisasi keagamaan yakni NU, MUI,  Muhamadiyah, Syarikat Islam,  Baznas dan PHBI di Kantor Gubernur,  Selasa (19/5/2020).

Amir Liputo, Sekretaris MUI Manado yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, perayaan Idul Fitri kali ini tengah mewabah virus corona

Tokoh agama pun sepakat mengimbau umat islam agar salat ied di rumah.

Pemerintah kata Amir memahami kegiatan salat ied ini sangat penting,  tapi pemerintah berharap keselamatan bersama dengan salat di rumah.

Di samping Idul Fitri,  umat krsitiani juga akan lebih dulu merayakan kenaikan Yesus Kristus, umat kristiani juga akan beribadah dari rumah masing-masing

Adapun,  sesuai fatwa MUI bahwa daerah diberikan pilihan untuk perayaan Idul Fitri agar berkoodinasi dengan pemerintah setempat karena kondisi daerah pemerintah yang paling mengetahui .

Dari rapat tersebut juga semua memberikan argumen.

“Jadi lebih baik bersabar mudah-mudahan, insyaallah kita ke depan bisa salat bersama, ” ujar Anggota DPRD Sulut ini.

Selain itu tidak ada maksud pemerintah melarang,  tapi kondisi saat ini di mana sudah muncul ratusan kasus positif

Amir mengatakan,  salat di rumah secara syariat diperbolehkan apalagi dalam keadam darurat seperti ini.

Sesuai ajaran agama,  mendahulukan keselamatan lebih diutamakan daripada mengejar manfaat atau pahala.  (ryo)

sumber: manado.tribunnews.com